Skip to content

Macam – macan aliran Aquascape

07/11/2012

Dutch Style Planted Aquarium
Perinsip utama di balik Dutch Style aquascape adalam mengunakan banyak jenis tanaman, terutama tanaman stem tidak lebih dari 10-12 jenis untuk membentuk susunan yang subur. Pengunaan tanaman stem di Dutch style adalah paling dominan dengan mengelompokan dan menanam dari belakang ke depan. Pemilihan jenis tanaman dengan ukuran berebeda, warna daun , texture sangat penting ketika menciptakan Dutch sytle aquascape


 

Nature Style aquascape

Aliran ini di perkenalakan oleh Takashi Amano pada thn 80an . Perinsip utama dalam menciptakan nature style adalah di dasarkan dari konsep kebun jepang Wabi Sabi, dan usaha untuk mereplikasi gambar dari alam
Ide dan inspiraso boasanya datang dari pemandangan gunung, rerumputan, laut, etc.
Tidak seperti Dutch Style, pengunaan driftwood dan rocks memaikan peran penting dalam menciptakan struktur dan point focus dari nature style. Pengunaan berbagai ukuran dan jenis dari satu tipe driftwood dan batu, aquascaper menyusun apa yang umum di sebut “hardscape”
Pengunaan Schooling fish di rekomendasi untuk menciptakaan keseimbangan hidup di dalam “Nature”
Umum nya nature style aquarium hanya berisi 3-5 jenis tanaman

Dalam minggu2 pertama setup nature aquascape, sering kali kita mengadapi masalah algea, terkecuali penanaman awal sangat padat. Cara paling mudah untuk membasmi algea pada tahap awal adalah dengan algea eater seperti amano shrimp atau ottocinclus


 

Iwagumi Style Planted Aquarium

Aliran Iwagumi adalah salah satu bentuk dari seni berkebun jepang yang menitikberatakan kepada penempatan batu.
Takashi Amano juga cukup sering mengunakan teknik ini di aquascape nya. Di dalam aliran Iwagumi ada 4 jenis batu yang di gunakaan. Oyaishi, Fukuishi, Soeishi, and Suteishi. Pertama Oyaishi adalaha batu utama yang menciptakan focal point. Batu kedua adalah Fukuishi, yang mana ada lah batu kedua terpenting serupa dengan Oyaishi, lalu adalah Soeishi, yang merupakan kelompok batu yang mengelilingi Oyaishi dan Fukuishi, terakhir ada suteishi, yang merupakan batu yang di “korban kan” yang kemungkinan akhir nya akan di tutupi oleh tumbuhan

Di dalam iwagumi kita harus mengunakan satu jenis batu saja, Dengan demikian akan menciptakan keberlajutan dan harmoni dalam aquascape. Iwagumi tidak membatasi jenis batu.Seperti yang kita bisa liat aliran ini menitikberartkan penempatan batu dan kayu/ driftwood tidak di pakai di dalam iwagumi

 


 
El Natural Style Planted Aquarium
Jika kamu sudah pernah membaca buku Ecology of the planted aquarium yang di tulis oleh diana walstad kemungkin kamu sudah mengetahui apa itu aliran el nautral.
Aliran el natural kemungkinan besar adalah aliran yang paling simple, murah dah mudah dalam seni berkebun di bawah air, Ide dibelakang tekhnik Diana, adalah kita dapat memciptakan aquarium tumbuhan dengan murah tampa mengorbankan banyak uang dan waktu di dalamnya
Umumnya tekhnik el natural mengunakan tanah(potting soil) dan gravel sebagai penganti substrate, tanaman dan ikan.

Di setup yang umum, Ganti air di lakukan beberapa bulan sekali dan tanaman digunakan sebagai filter biologis untuk membersihkan air, Karena tidak ada filter yang di gunakan, powerhead di butuhkan untuk menciptakan arus di aquarium. Kotoran ikan memproduksi nutrisi untuk tanaman tumbuh, jadi tidak perlu lagi adanya fertilasi dan co2 tambahan . Pencahayaan untuk el natural umumnya cukup renadah, lampu PL dengan 1-2 watt per gallon (0.4-0.6 watt / liter) atau pengunan cahaya matahari langsung juga cukup umum

Salah satu kekurangan utama, adalah keterbatasan jenis tanaman dan ikan yang bisa kita pelihara. umumnya tanaman jenis stem di aquarium membutuhkan cahaya medium to high lightning dan membutuhkan level co2 dan nutrisi yang cukup tinggi. di luar itu beberapa jenis ikan juga membutuhkan air yang lebih bersih

 


 

Collectoritis Style Planted Aquarium

 

Aliran collectoritis sudah menjadi praktek umum di hobby aquarium saat ini, Aliran ini sangat simple dan tidak membutuhkan pengalaman atau usaha yang spesifik. Focus di belakangan collectoritis setup adalah menumbuhkan berbagai jenis tanaman dalam jumlah banyak. Di setup yang umum satu aquarium bisa mempunya jenis tanaman berkisar 15 atau lebih jenis species. Walaupun banyak variasi style ini berbeda dengan aliran dutch style. Seperti sebelum nya dibahas aliran dutch style mengunakan jenis stem yang di atur rapi dalam gerombolan. dimana aliran collctoritis bisa mempunyai aneka jenis tanaman dari stem, ferns, crypt, anubias moss, dan tidak di atur dengan cara tertentu

Memiliki aquarium aliran collectoritis adalah latihan yang baik untuk pemula aquascape, selain itu juga berguna untuk orang yang mempunyai tanaman langka yang sedang di kembangbiakan untuk project aquascape berikut nya

 


 

sumber : kaskus

From → Aquascape

One Comment
  1. Derra permalink

    Lwagumi style faforit ane

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: